Ketika hati diselimuti kegelapan, hanya “ percikan cahaya ilahi” sajalah yang meneranginya. Ketika mata hati telah dibutakan oleh hawa nafsu dan hasrat telah menguasai jiwa, tak ada lagi yang bisa ditunggu selain kehancuran. Hati hanya bisa dibersihkan dengan cahaya tauhid. Jiwa akan merdeka bila selalu mengesakan Allah. Jika hati telah menjadi suci dan jiwa telah terbebaskan, maka keduanya akan terbang menuju haribaan Allah dan siap memperoleh kemenangan dari ilahi dan limpahan cahaya dari Allah Yang Maha Pengasih.
“ Jika kau masih takut dan berharap pada manusia, maka dia menjadi tuhanmu. Jika kau masih menghadapkan hatimu pada harta dunia, maka kau adalah budaknya, dan dia menjadi tuhanmu. Tak ada cinta yang paling abadi, kecuali cinta seorang hamba kepada Allah. Seorang pencinta tak akan meniggalkan kekasihnya, baik saat suka maupun saat derita”.
Petuah syaikh “ Abdul Kadir Jailani”







